Panglima PETA Melarang Penggunaan Bahasa Asing Selain Bahasa Indonesia

PETA

Berita Terkini Baru-baru ini telah beredar sebuah video yang mengegerkan dari Panglima PETA tentang penggunaan Bahasa Asing seperti Bahasa CINA dan Bahasa INGGRIS di Negara Kesatuan Republik Indonesia.Video tersebut sudah dibagikan lebih dari 10ribu kali oleh para netizen.

 
Panglima PETA beserta beberapa pasukannya membuat video ini sebagai balasan atas kasus penghinaan yang dilakukan oleh Steven Hadi Surya kepada Gubernur Nusa Tenggara Barat di Bandar Udara beberapa hari yang lalu.



Video ini diunggah oleh banyak pengguna sosial media yang pro dan kontra dengan pendapat Panglima Besar PETA ini,dan banyak juga orang yang menganggap kalau ini adalah sebuah PENGHINAAN terhadap suatu golongan suatu etnis.
 
Namun kita harus tahu,Indonesia adalah negara kepulauan yang melandaskan Pancasila sebagai dasar negara dan mengakui 5 agama besar dan negara yang terbentuk dari multi Etnis dan multi Ras.
 
Harusnya Panglima PETA bisa membedakan mana bahasa china dan mana bahasa suku etnis tertentu,karena tidak semuanya etnis tionghua bisa berbahasa MANDARIN.Dan menurut survei,hampir semua etnis tionghua tidak menggunakan bahasa CHINA, mereka menggunakan bahasa etnis-nya masing-masing seperti bahasa HOKKIAN.

Related posts